Pernah ngga pergi ke dokter karena ada suatu keluhan dengan bagian tubuh kita dan tiba-tiba langsung divonis dengan suatu penyakit berat? Atau ketika ke dokter dan dokternya malah membuat kita takut dengan penjelasan penyakit yang kita alami? Nah, disinilah perlunya kita menjadi pasien cerdas *alah bahasanya*. Poinnya sih, kita perlu untuk mencari pendapat kedua/ketiga dari dokter lain untuk memastikan penyakit yang kita alami. Bukan apa-apa, hanya saja terkadang dokter cepat menyimpulkan sesuatu yang menurutnya sesuai gejala umum namun ternyata hasilnya negatif (setelah pemeriksaan lebih intensif).
Sekitar sebulan yang lalu, ada kejadian yang terjadi dengan adik ipar yang berhubungan dengan sakit di perutnya. Beberapa bulan belakangan dia sering merasa nyeri di perutnya, tempatnya berpindah-pindah kadang sebelah kiri, kanan atau atas perut. Kemudian sempat pergi ke dokter umum langganan, dokter menyatakan dilihat dari gejalanya itu adalah usus buntu dan harus segera dibawa ke rumah sakit, karena penanganan penyakit usus buntu adalah dengan operasi. Kemudian orangtua membawa adik ke salah satu rumah sakit tidak jauh dari rumah. Disana konsul ke dokter bedah umum. Dokter bedah ternyata juga langsung menyimpulkan bahwa itu adalah penyakit usus buntu, berdasarkan gejala dan diagnosanya. Dan ia menyarankan untuk segera rawat inap, kemudian nanti akan dilakukan pemeriksaan lanjutan dan kalau memang hasilnya positif usus buntu maka akan dijadwalkan untuk segera operasi. Pertanyaannya adalah kenapa harus langsung rawat inap sebelum dipastikan secara medis (dengan pemeriksaan lab/usg/rontgen/dll) penyakitnya apa. Bukannya untuk pemeriksaan medis bisa dilakukan tanpa harus rawat inap?
Recent Comments