Archive for the 'Thought' Category

27
Feb
12

Second Opinion

Pernah ngga pergi ke dokter karena ada suatu keluhan dengan bagian tubuh kita dan tiba-tiba langsung divonis dengan suatu penyakit berat? Atau ketika ke dokter dan dokternya malah membuat kita takut dengan penjelasan penyakit yang kita alami? Nah, disinilah perlunya kita menjadi pasien cerdas *alah bahasanya*. Poinnya sih, kita perlu untuk mencari pendapat kedua/ketiga dari dokter lain untuk memastikan penyakit yang kita alami. Bukan apa-apa, hanya saja terkadang dokter cepat menyimpulkan sesuatu yang menurutnya sesuai gejala umum namun ternyata hasilnya negatif (setelah pemeriksaan lebih intensif).

Sekitar sebulan yang lalu, ada kejadian yang terjadi dengan adik ipar yang berhubungan dengan sakit di perutnya. Beberapa bulan belakangan dia sering merasa nyeri di perutnya, tempatnya berpindah-pindah kadang sebelah kiri, kanan atau atas perut. Kemudian sempat pergi ke dokter umum langganan, dokter menyatakan dilihat dari gejalanya itu adalah usus buntu dan harus segera dibawa ke rumah sakit, karena penanganan penyakit usus buntu adalah dengan operasi. Kemudian orangtua membawa adik ke salah satu rumah sakit tidak jauh dari rumah. Disana konsul ke dokter bedah umum. Dokter bedah ternyata juga langsung menyimpulkan bahwa itu adalah penyakit usus buntu, berdasarkan gejala dan diagnosanya. Dan ia menyarankan untuk segera rawat inap, kemudian nanti akan dilakukan pemeriksaan lanjutan dan kalau memang hasilnya positif usus buntu maka akan dijadwalkan untuk segera operasi. Pertanyaannya adalah kenapa harus langsung rawat inap sebelum dipastikan secara medis (dengan pemeriksaan lab/usg/rontgen/dll) penyakitnya apa. Bukannya untuk pemeriksaan medis bisa dilakukan tanpa harus rawat inap?

Continue reading ‘Second Opinion’

30
Jun
11

Belajar Ikhlas

Terkadang manusia begitu banyak rencana dan harapan. Harapan yang besar terkadang menyakitkan jika yang terjadi tidak sesuai dengan harapan tersebut. Makanya ada pepatah hope for the best, prepare for the worst.

Ketika semua orang berlomba untuk menetapkan rencana dan harapan, saya berpikir kedalam. Apa saja yang mereka rencanakan dan harapkan. Seorang bapak/ibu pasti merencanakan apapun yang terbaik untuk anak-anaknya. Seorang mahasiswa yang sedang menyelesaikan studinya pasti akan merencakan pekerjaan yang diimpikannya. Seorang karyawan yang giat bekerja pasti akan merencanakan kariernya, baik di perusahaan saat ini ataupun perusahaan selanjutnya. Seorang laki-laki atau perempuan dewasa pasti akan merencakan menikah dengan seseorang yang menjadi belahan jiwanya. Sepasang suami istri pasti akan merencakan memiliki momongan sebagai pelengkap keluarga kecilnya. Dan seterusnya….dan seterusnya….

Continue reading ‘Belajar Ikhlas’

13
Dec
10

Bahagia, sudah?

Dimana kita dilahirkan dan bagaimana dibesarkan akan menentukan seperti apa kita di masa depan. Keluarga adalah pilar penting dalam pembentukan kepribadian seseorang. Bagaimana orang tua mengajarkan nilai dan prinsip hidup akan sangat dipegang teguh oleh anak-anaknya. Nilai yang diterapkan orang tua pada anaknya pun akan membentuk pola pikir dan karakter si anak.

Continue reading ‘Bahagia, sudah?’

20
May
10

Menikah

Siapa sih yang tidak ingin menikah? Saya yakin hampir semua orang ingin menikah. Jadi kadang saya bingung jika ada pertanyaan: kapan nikah? Jika orang yang ditanya sudah memiliki pasangan mungkin tidak terlalu pusing untuk menjawabnya. Namun bagi yang belum, pertanyaan seperti itu jadi mengganggu ngga sih? Mungkin pertama-tama, yaa biasa aja ketika ditanya seperti itu…jawab saja sambil senyum-senyum: May… maybe yes maybe no :D Atau jawaban pamungkas: Iya, abis belum ketemu jodohnya. Kalau udah ketemu juga langsung nikah…hehe *jawaban kedua ini sering sekali saya pakai jika ada yang menanyakan hal itu*. Tapi lama-kelamaan jika seseorang ditanya hal yang sama terus-menerus, khususnya jika sudah menginjak usia hampir-30, pasti merasa terganggu. Iya ngga sih? Hehehe.  

Menikah adalah pilihan hidup setiap orang, menurut saya loh. Jadi jika ada yang mengambil jalan untuk tidak menikah…yaa, silahkan saja. Namun, alangkah baiknya jika menikah dan membentuk keluarga sesuai tuntunan agama. Dengan menikah juga kita memiliki seseorang untuk diajak berbagi suka dan duka bersama sepanjang sisa hidup kita. Pasti akan lebih bahagia jika dalam hidup kita bisa berbagi dengan orang yang paling kita sayangi.

Menikah harus didasari oleh rasa cinta, menurut saya loh. Jangan sampai menikah hanya karena terpaksa: terpaksa karena umur (yang semakin bertambah), terpaksa karena orangtua (yang segera menginginkan cucu), terpaksa karena orang lain (yang membuat kita selalu jadi bahan olokan karena belum nikah), terpaksa karena kasihan (terhadap calon istri/suami), dsb. Percayalah, jodoh kita akan datang TEPAT pada waktunya. Saya yakin bahwa Allah SWT sudah menuliskan jodoh kita masing-masing dan akan dipertemukan di waktu yang tepat. Jika sekarang belum bertemu, berarti memang belum saatnya. Mungkin tahun depan atau tahun depannya lagi. :)

Continue reading ‘Menikah’

09
Mar
10

Password: Komunikasi

Beberapa persiapan kecil sudah saya beli. Sepatu, tas punggung dan tentunya kamera DSLR yang khusus saya siapkan untuk trip yang saya rencanakan setahun sebelumnya. Bahkan kelengkapan administrasi yang belum ada, seperti paspor dan NPWP, segera saya penuhi karena waktu perjalanan yang hampir mendekati. Saya begitu bersemangat menyiapkan segala persiapan trip backpacking Asteng yang saya jadwalkan di bulan Maret ini.

Setahun yang lalu saya dan teman-teman (travelmates) merencanakan untuk backpacking ke Singapore-Bangkok-Phuket-Malaysia selama 8 hari. Rencana perjalanan pun disusun. Tiket kami pesan setahun sebelum jadwal keberangkatan karena kami mencari tiket promo atau penerbangan murah. Setelah proses pemesanan tiket berhasil, betapa senangnya saya karena merasa impian ke luar negeri akan segera terwujud. Saya ingin sekali bisa keliling dunia dan pada waktu itu yang terlintas di benak saya adalah bepergian ke luar negeri dengan budget yang murah alias backpacking. Sehingga ketika ada teman yang menawarkan backpacking bersama ke Asia Tenggara, saya langsung setuju dan bersemangat. Setelah tiket sudah dipesan, beberapa perlengkapan sudah dibeli dan administrasi perjalanan sudah disiapkan ternyata saya melupakan satu hal yang sangat penting yang seharusnya saya lakukan pertama kali. Saya belum minta ijin ke orangtua bahwa saya akan backpacking ke negara tersebut. Saya baru mengajukan ijin tersebut satu bulan sebelum jadwal keberangkatan. Ternyata orangtua tidak mengijinkan saya bepergian ke luar negeri sendiri (dengan teman-teman). Sebenarnya bukannya saya lupa untuk minta ijin, namun saya sempat merasa yakin bahwa saya akan diijinkan pergi oleh orangtua sehingga permintaan ijin secara formal baru saya ajukan sebulan sebelum berangkat. Namun ternyata saya salah. Duh! Sedih rasanya ketika ijin tersebut tidak didapat. Tapi saya mencoba untuk berpikir positif bahwa segala sesuatu pasti ada hikmahnya. Mungkin bukan sekarang, tapi suatu saat nanti akan ada waktunya.

Continue reading ‘Password: Komunikasi’




 

June 2012
M T W T F S S
« Feb    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Categories

anggitweet

  • Akhirnya kenzie lahir di hari senin, 7 mei pukul 15.36 wib. Beratnya 2 kg dan panjang 44 cm. Alhamdulillah :) 4 days ago
  • Berusaha utk kuat & tegar atas sgala sesuatunya. Tp teteeup deg2an pas mau msk ruang operasi,apalagi pas mau suntik anestesi..hehe. #kenzie 4 days ago
  • Di hari brktnya tnyata leukosit meningkat & dktr lgsg ambil tindakan operasi caesar.Dikabari jam stgh 12, jam 3 lgsg operasi. #kenzie 4 days ago
  • Dktr trs memantau perkembangan janin&kondisiku.Index air ktuban turun di hari kedua.Namun smpt ada kenaikan index di hari brktnya. #kenzie 4 days ago
  • Pas nunggu dktr tnyta cairannya mkn bnyk kluar.Akhirnya aku diminta msk ruang bersalin utk periksa.Hari itu dputuskan lgsg opname. #kenzie 4 days ago

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.